Kamis, 17/10/2019 14:32 WIB
  • Keuangan

Jepang Wanti-wanti Calon PM Inggris soal Brexit

Kamis, 27/06/2019 20:51 WIB
Jepang Wanti-wanti Calon PM Inggris soal Brexit Brexit

London, Etoday.com - Jepang memberikan wanti-wanti kepada dua kandidat Perdana Menteri Inggris, bahwa Brexit tanpa kesepakatan akan mengganggu perusahaan Jepang, yang dikhawatirkan membuat hubungan 35 tahun kedua negara merenggang.

Dalam kunjungannya kepada calon PM Inggris, Boris Johnson dan Jeremy Hunt, Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono mengatakan Tokyo tidak menginginkan Brexit tanpa kesepakatan.

Pasalnya, sejak Brexit bergulir sudah banyak perusahaan Jepang yang angkat kaki dari Inggris. Investasi pun besar kemungkinan akan berkurang.

"Saya tahu Boris dan Jeremy cukup baik," kata Kono kepada Reuters pada Kamis (27/6).

"Saya telah berkomunikasi dengan mereka bahwa Jepang tidak akan menginginkan Brexit tanpa kesepakatan. Jadi kami berharap Brexit dapat dilakukan dengan cara biasa dan tenang," imbuh dia.

Jepang sudah lama menjadikan Inggris pintu gerbang bisnis ke seluruh Uni Eropa. Tokyo memiliki sekitar 1.000 perusahaan yang berbasis di negara itu, termasuk pembuat mobil besar dan perusahaan teknologi. Perusahaan-perusahaan Jepang telah menginvestasikan lebih dari 60 miliar pound di Inggris.

Tetapi pada pemungutan suara 2016 untuk meninggalkan Uni Eropa, beberapa perusahaan Jepang telah mulai memindahkan bisnis dari Inggris, dengan keprihatinan khusus atas dampak keluar yang tidak tertib pada 31 Oktober.

"Tolong, jangan Brexit," kata Kono kepada BBC waktu itu. "Beberapa perusahaan sudah mulai memindahkan operasinya ke tempat lain di Eropa."

Ditanya apakah investasi dapat meninggalkan Inggris, Kono mengatakan "Bisa jadi investasi akan berkurang."